Home / Fam68 / Banjir Terbaru di Aceh: Aktivitas Warga Lumpuh, Akses Jalan Terganggu

Banjir Terbaru di Aceh: Aktivitas Warga Lumpuh, Akses Jalan Terganggu

Hujan Berjam-jam Sebabkan Banjir Meluas di Aceh, Warga Kesulitan Mendapat Air Bersih

Fam68 – Aceh, 27 November 2025 — Hujan deras yang turun sejak Rabu malam membuat beberapa wilayah di Aceh mengalami banjir cukup parah. Selain merendam rumah warga, banjir kali ini juga menimbulkan persoalan baru: akses air bersih terganggu karena banyak sumur dan jaringan pipa terendam lumpur.

Air Naik Perlahan tapi Pasti

Berbeda dengan kejadian sebelumnya yang naik secara tiba-tiba, air di beberapa daerah Aceh justru naik perlahan sejak tengah malam. Banyak warga awalnya mengira genangan akan cepat surut, namun kondisi justru memburuk sekitar pukul 04.00 WIB ketika debit air mulai masuk ke ruang tamu dan dapur.

Beberapa keluarga memindahkan alat elektronik dan dokumen penting ke tempat tinggi karena khawatir air terus naik menjelang pagi.

Permukiman dan Fasilitas Umum Terdampak

Banjir terparah terjadi di beberapa wilayah seperti:

  • Aceh Besar, terutama desa-desa yang berdekatan dengan aliran sungai.

  • Banda Aceh, khususnya kawasan padat penduduk yang drainasenya mulai tersumbat.

  • Pidie, tempat sejumlah toko terpaksa tutup karena halaman depan sudah tergenang.

  • Lhokseumawe, yang mencatat akses jalan utama sempat terputus.

Masjid dan sekolah di beberapa kecamatan juga terkena imbas karena halaman menjadi kubangan air bercampur lumpur.

Warga Kesulitan Air Bersih

Salah satu masalah yang paling dirasakan warga adalah kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur dangkal menjadi keruh, sedangkan pipa air dari sumber pegunungan tertutup material lumpur. Akibatnya, banyak warga membeli air galon untuk kebutuhan mendesak.

Beberapa keluarga yang tinggal jauh dari pusat kota bahkan harus bergantian menggunakan sisa air tampungan.

Aktivitas Ekonomi Terganggu

Pasar-pasar tradisional tampak sepi karena pedagang menunda membuka lapak. Para pekerja kantor juga memilih berangkat lebih siang karena banyak jalan lingkungan tidak bisa dilalui motor.

Transportasi antarkecamatan ikut terganggu; beberapa angkutan umum membatalkan perjalanan karena jalur yang biasa dilalui terendam setinggi roda mobil.

Penyebab Banjir

Menurut petugas lapangan, banjir kali ini dipicu oleh:

  • Hujan intens dalam durasi panjang

  • Tanah jenuh air setelah hujan beberapa hari terakhir

  • Tanggul sungai kecil yang retak di beberapa titik

  • Drainase perkotaan yang tidak mampu menampung limpasan

Kondisi tersebut membuat air mengalir ke permukiman meski intensitas hujan sudah menurun menjelang pagi.

Langkah Penanganan

BPBD Aceh mengerahkan perahu karet untuk membantu warga yang terjebak. Tim kesehatan keliling juga disiapkan untuk mengantisipasi penyakit kulit dan infeksi air kotor.
Selain itu, pemerintah setempat menyiapkan tenda sementara bagi keluarga yang memilih mengungsi.

Situasi Mulai Terkendali

Pada siang hari, beberapa titik banjir mulai berangsur surut. Meski demikian, warga diingatkan tetap waspada karena cuaca diprediksi masih tidak stabil dalam beberapa hari ke depan.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *