Home / Berita viral / Mount Bukan Lagi Setan Merah: Old Trafford Menjadi Medan Pertarungan Baru

Mount Bukan Lagi Setan Merah: Old Trafford Menjadi Medan Pertarungan Baru

Mason Mount Siap Hadapi “Rumah Lama” di Old Trafford: Saat Rasa Rindu Berubah Jadi Rivalitas

fam68 – Mason Mount akan kembali menginjak rumput Old Trafford — namun kali ini bukan sebagai bagian dari Manchester United. Gelandang asal Inggris itu akan datang sebagai pemain utama Bayern Munchen dalam laga matchday 4 League Phase Liga Champions 2025/2026, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB.

Momen tersebut dipastikan menjadi salah satu laga paling emosional di fase grup kali ini. Setelah hanya dua musim mengenakan seragam merah Setan Merah, Mount memilih hengkang ke Bundesliga pada musim panas lalu. Kini, ia akan kembali menatap tribun Stretford End dari sisi yang berbeda — sebagai lawan.


Reuni Sarat Emosi di Old Trafford

Mount sempat menjadi salah satu proyek besar Manchester United di era Erik ten Hag. Ia datang dengan ekspektasi tinggi dari Chelsea dan dipercaya sebagai motor serangan baru di lini tengah. Namun cedera panjang, perubahan pelatih, dan tekanan performa membuat kariernya di United tak berjalan sesuai harapan.

Kepindahannya ke Bayern sempat menimbulkan keheranan banyak pihak. Tapi kini, di bawah asuhan Thomas Tuchel, Mount menemukan kembali permainan terbaiknya. Ia menjadi bagian penting dari trio lini tengah Bayern bersama Jamal Musiala dan Joshua Kimmich.

“Sulit menggambarkan perasaan saya,” kata Mount kepada Sky Sports Germany. “Old Trafford adalah tempat yang sangat spesial. Tapi hidup pemain sepak bola selalu berjalan, dan saya bahagia dengan keputusan saya.”


Dorongan dari Thomas Tuchel Jadi Kunci Kepindahan

Banyak yang mengira kepindahan Mount ke Jerman semata karena tawaran gaji tinggi, tapi ternyata ada alasan lebih personal di baliknya. Dalam wawancara eksklusif, Mount mengungkap bahwa Thomas Tuchel — mantan pelatihnya di Chelsea — memainkan peran besar dalam keputusannya.

“Dia (Tuchel) menelepon saya beberapa kali. Ia bilang, ‘Saya tahu kamu belum menunjukkan versi terbaikmu. Datanglah ke Bayern, dan kita akan menulis bab baru bersama,’” tutur Mount.

Kata-kata itu menyalakan kembali motivasi yang sempat padam. “Saya merasa seperti punya kesempatan kedua. Tuchel tahu cara membuat saya percaya diri, dan saya ingin membuktikan bahwa saya masih bisa bersaing di level tertinggi.”


Old Trafford Mungkin Tak Akan Ramah

Kembalinya Mount ke Old Trafford diperkirakan tidak akan disambut hangat oleh para pendukung Manchester United. Beberapa fans masih merasa kecewa karena kepergiannya dianggap terlalu cepat, bahkan ketika klub tengah membangun kembali skuad inti.

Di media sosial, sebagian pendukung menyebut laga ini sebagai “pengkhianatan kecil” karena Mount meninggalkan klub di saat sulit. Namun bagi Mount, ia sudah siap menghadapi segala reaksi yang datang.

“Saya tahu mungkin akan ada siulan, dan itu bagian dari sepak bola. Saya tetap menghormati fans United dan semua kenangan yang pernah saya miliki di sini,” ujarnya tenang. “Tapi sekarang saya pemain Bayern, dan saya akan memberikan segalanya untuk tim saya.”


Tetap Menghormati Manchester United

Meski kini mengenakan seragam merah berbeda, Mount menegaskan bahwa dirinya masih memiliki rasa hormat besar untuk Manchester United dan para pendukungnya.

“Klub itu memberi saya banyak pelajaran. Dari atmosfer, tekanan, hingga semangat juang. Saya tidak menyesal pernah bermain di sana,” ucapnya. “Saya harap para fans bisa melihat bahwa keputusan ini bukan soal meninggalkan, tapi soal berkembang.”

Bagi Mount, pertandingan ini bukan sekadar laga Liga Champions — tetapi juga perjalanan emosional untuk menutup satu bab dalam hidupnya dan membuka bab baru yang lebih besar.

Berita bola lainnya

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *