Francesco Bagnaia Absen Karena Cedera Pergelangan Tangan
fam68 – Tim Ducati Lenovo kembali menghadapi kabar kurang menyenangkan jelang penutupan musim MotoGP 2025. Sang juara dunia dua kali, Francesco Bagnaia, dipastikan absen pada dua seri terakhir musim ini usai mengalami cedera pergelangan tangan kiri saat sesi latihan bebas di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (24/10/2025).
Pengumuman resmi disampaikan Ducati melalui rilis media pada Sabtu (25/10/2025) malam waktu setempat, hanya beberapa jam setelah tim medis memutuskan bahwa Bagnaia tidak layak turun balapan.
Cedera Serius Usai Kecelakaan di Tikungan 9 Sepang
Insiden terjadi pada sesi FP2, ketika Bagnaia kehilangan kendali di tikungan 9 dengan kecepatan tinggi. Motor Desmosedici GP25 miliknya tergelincir, membuat rider asal Italia itu terpelanting dan mendarat keras di sisi kiri tubuhnya.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di Medical Center Sepang, Bagnaia langsung dibawa ke Hospital Kuala Lumpur untuk pemeriksaan lanjutan menggunakan MRI dan X-ray.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya retakan kecil pada tulang skafoid pergelangan tangan kiri serta pembengkakan jaringan lunak yang signifikan.
Operasi dan Rehabilitasi Segera Dijalankan
Menurut pernyataan tim medis Ducati, Bagnaia telah menjalani operasi kecil pada Sabtu sore di Klinik Universitari Dexeus, Barcelona, di bawah pengawasan dr. Xavier Mir, dokter yang juga menangani banyak pebalap MotoGP.
“Proses operasi berjalan lancar. Cedera tulang skafoidnya sudah distabilisasi dengan pin titanium mikro. Kami memperkirakan masa imobilisasi selama tiga minggu sebelum memulai fisioterapi ringan,” ujar dr. Mir.
Dengan kondisi ini, Bagnaia dipastikan tidak akan tampil di dua seri terakhir MotoGP 2025, yakni di Qatar (2 November) dan Valencia (16 November).
Pernyataan Resmi Gigi Dall’Igna
General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini.
“Kehilangan Pecco di penghujung musim jelas bukan hal yang kami inginkan, terlebih setelah perjuangan luar biasa sepanjang tahun ini,” ujar Dall’Igna.
“Namun keselamatan dan kesehatan pembalap selalu menjadi prioritas utama. Kami ingin memastikan ia pulih sempurna sebelum kembali ke lintasan pada tes pramusim 2026.”
Ia juga menambahkan bahwa Ducati sedang mempertimbangkan untuk menurunkan Michele Pirro sebagai pengganti sementara di dua seri terakhir musim ini.
Komentar Francesco Bagnaia
Melalui akun media sosialnya, Bagnaia membagikan pesan menyentuh untuk para penggemar:
“Tentu saya kecewa karena tak bisa menutup musim ini di lintasan. Tapi saya tahu ini keputusan terbaik. Saya ingin memastikan kondisi tangan saya benar-benar pulih sebelum kembali ke motor,” tulisnya.
“Terima kasih atas dukungan luar biasa dari tim, dokter, dan semua penggemar. Kita akan kembali lebih kuat di 2026.”
Musim 2025 Tetap Jadi Tahun Spesial
Meski berakhir dengan cedera, musim 2025 tetap menjadi salah satu yang paling berkesan bagi Bagnaia. Ia berhasil meraih enam kemenangan, sepuluh podium, dan mengamankan posisi kedua di klasemen sementara sebelum absen di dua seri terakhir.
Dengan pemulihan yang berjalan baik, Ducati optimistis sang juara dunia 2022–2023 itu akan kembali dalam performa terbaik untuk menghadapi MotoGP 2026.





